Sweetie, apakah kamu memiliki jenis kulit berminyak? Jika iya, pasti rasanya sangat merepotkan, bukan? Kulit berminyak memang seringkali menjadi tantangan tersendiri dalam hal kecantikan. Make up akan mudah luntur dan wajah akan terlihat kusam karena mengalami kilap berlebihan. Kulit berminyak juga rawan timbul jerawat karena pori-pori yang membesar.
Namun, jangan khawatir! Dengan perawatan dan menggunakan skincare untuk kulit berminyak yang tepat, kamu bisa mengendalikan produksi minyak berlebih pada wajah sehingga kulitmu menjadi sehat, bersinar, dan bebas kilang minyak. Di artikel ini, svenja akan membahas secara lengkap tips mengatasi kulit berminyak, mulai dari pengertian kulit berminyak, apa saja penyebabnya, bagaimana ciri-cirinya, hingga rekomendasi skincare yang tepat untuk kulit berminyak. Penasaran? Yuk langsung scroll down!
Apa itu Kulit Berminyak?
Kulit berminyak adalah kondisi kulit yang ditandai dengan produksi sebum yang berlebihan. Dilansir dari halodoc.com, “Sebum adalah zat alami yang dihasilkan oleh kulit untuk menjaga bagian terluar tubuh tetap sehat. Salah satu fungsi sebum bagi kesehatan kulit adalah menjaganya tetap terhidrasi.” Meskipun sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit, namun akan menjadi masalah jika produksi sebum diluar batas. Hal ini dapat memunculkan masalah lain seperti kulit menjadi kusam, pori-pori besar, timbul jerawat, dan komedo yang akan mengganggu kecantikan pada wajah.
Penyebab Kulit Berminyak
Kulit berminyak ditandai dengan produksi sebum yang berlebihan oleh kelenjar sebaseadi bawah kulit. Produksi sebum yang berlebihan juga dapat menimbulkan kulit menjadi mengkilap, lengket, dan mudah berjerawat. Lalu apa saja faktor yang dapat memengaruhi produksi sebum? Nah, sweetie, ternyata ada banyak faktor seperti genetik, hormon, stres, hingga lingkungan bisa turut serta dalam memengaruhi produksi sebum. Agar lebih mudah, penyebab kulit berminyak bisa dibedakan menjadi dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Apa bedanya?
Faktor Internal
Beberapa faktor internal dibawah ini meningkatkan risiko sehingga menimbulkan kulit wajah yang berminyak, antara lain :
1. Faktor Genetik
Kulit berminyak cenderung diturunkan secara genetik dari orang tua. Jika salah satu orang tua memiliki kulit berminyak, maka kemungkinan anak mereka akan memiliki kulit berminyak juga. Penyebab kulit berminyak akibat faktor genetik adalah karena adanya mutasi pada gen yang mengontrol produksi sebum. Mutasi ini kemudian menyebabkan kelenjar sebasea menjadi lebih aktif dan menghasilkan lebih banyak sebum.
2. Perubahan Hormon
Hormon androgen, yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan seksual, juga berperan dalam produksi minyak di kulit. Produksi minyak yang berlebih dapat terjadi selama masa pubertas, menstruasi, kehamilan, menopause, serta penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung hormon.
3. Penyakit Tertentu
Beberapa penyakit tertentu, seperti sindrom polikistik ovarium (PCOS), dapat menyebabkan produksi minyak berlebih. PCOS adalah kondisi yang ditandai dengan adanya kista di ovarium. PCOS juga dapat menyebabkan peningkatan produksi hormon androgen, yang dapat merangsang produksi sebum pada kulit wajah.
Faktor Eksternal
Beberapa faktor eksternal yang dapat meningkatkan risiko sehingga menimbulkan produksi minyak berlebih, antara lain :
1. Pola Makan
Pola makan dapat memengaruhi produksi sebum yang berdampak pada kondisi kulit berminyak. Beberapa makanan yang dapat merangsang produksi sebum, seperti makanan yang tinggi gula, makanan tinggi lemak jenuh, dan makanan yang tinggi lemak trans (trans fat).
2. Stres
Stress dapat menyebabkan peningkatan produksi hormon androgen, yang dapat memicu produksi minyak berlebih. Selain itu, stres juga dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh sehingga dapat merangsang produksi sebum pada kulit.
3. Lingkungan
Paparan sinar matahari dan polusi udara dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan kelenjar minyak pada kulit otomatis memproduksi minyak lebih banyak dari biasanya.
4. Penggunaan Produk Perawatan Kulit atau Skincare yang Tidak Tepat
Penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung minyak atau bahan kimia yang keras dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan produksi minyak menjadi berlebih.
5. Kebiasaan
Kebiasaan seperti mencuci wajah terlalu sering dapat memicu produksi sebum. Hal ini dikarenakan, kulit kita memiliki mekanisme pertahanan alami. Saat lapisan minyak pelindung (sebum) hilang karena dibersihkan berulang kali, kelenjar sebasea bekerja ekstra untuk memproduksinya lagi, sehingga membuat kulit menjadi lebih berminyak.
Ciri-ciri Memiliki Jenis Kulit Berminyak
Setelah mengetahui faktor-faktor benyebab kulit berminyak, lalu apa ciri-ciri memiliki jenis kulit berminyak? Kulit berminyak ditandai dengan ciri-ciri berikut :
Wajah terasa lengket dan berminyak, terutama di zona T atau T-zone (dahi, hidung, dan dagu).
Pori-pori besar dan terlihat jelas.
Wajah mudah berjerawat dan banyak komedo.
Produk make up cepat luntur.
Sweetie, jika kamu memiliki ciri-ciri seperti diatas, bisa jadi jenis kulit kamu berminyak. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Nah, salah satu cara untuk mengatasi kulit wajah yang berminyak adalah menggunakan produk skincare yang tepat. Apa saja? Simak rekomendasinya dibawah ini ya!
Tips dan Rekomendasi Skincare untuk Kulit Berminyak
Kunci merawat kulit berminyak adalah keseimbangan. Kamu perlu menghilangkan minyak berlebih tanpa membuat kulit kering atau bahkan iritasi. Berikut tips dan rekomendasi skincare yang bisa kamu coba untuk perawatan kulitmu, sweetie!
1. Gunakan Micellar Water Sebagai Langkah Awal dari Double Cleansing
Bagi pemilik kulit berminyak, kilau di wajah mungkin bukan sesuatu yang diinginkan. Minyak yang berlebih seringkali muncul sepanjang hari yang bisa membuat kamu tidak nyaman. Untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu melakukan double cleansing untuk menjaga kulit agar tetap bersih dan sehat. Double cleansing adalah metode membersihkan wajah dengan dua tahap. Tahap pertama ialah dengan menggunakan micellar water untuk mengangkat make up, kotoran, debu, dan minyak pada wajah.
Micellar water merupakan salah satu senjata rahasia untuk mengatasi kulit berminyak. Hal ini dikarenakan, produk ini dapat menarik kotoran, minyak, dan make up seperti magnet tanpa membuat kulit kering atau iritasi. Micellar water sangat cocok untuk pemilik kulit berminyak karena memiliki beberapa keunggulan, seperti dapat membersihkan wajah dengan lembut tanpa menghilangkan minyak alami kulit, dapat mengontrol minyak karena kandungan micelles pada micellar water secara efektif dapat mengangkat minyak berlebih tanpa membuat kulit terasa “stripping” atau terkelupas, serta dapat memberikan sensasi segar dan bersih tanpa residu yang lengket.
Nah, sweetie, kamu bisa menggunakan Garnier Micellar Water with Salicylic Acid sebagai pilihan produk untuk membersihkan kulit wajahmu. Kandungan BHA (beta hydroxy acid) pada produk tersebut dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan mengontrol minyak tanpa membuat iritasi.
Sumber : watsons.co.id
2. Mencuci Wajah Menggunakan Facial Wash Khusus Kulit Berminyak
Untuk tahap ke dua dari double cleansing adalah dengan menggunakan sabun cuci muka (facial wash) untuk membersihkan sisa micellar water dan minyak yang masih tersisa. Agar kulitmu tetap bersih dan sehat, penting untuk menggunakan facial wash yang tepat. Facial wash untuk kulit berminyak harus memenuhi kriteria seperti, non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori), bebas minyak atau tidak mengandung minyak dan bahan-bahan yang dapat memicu produksi minyak berlebih, serta berformula lembut sehingga tidak membuat kulit terasa kering atau iritasi.
Kamu bisa mencoba COSRX Low pH Good Morning Gel cleanser sebagai facial wash kamu, sweetie.COSRX Low pH Good Morning Gel cleanser memiliki pH yang rendah, yaitu 5.0 – 6.0. pH yang rendah ini dapat membantu menjaga keseimbangan pH kulit dan mencegah iritasi. Facial wash ini juga mengandung tea tree oil yang dapat membantu mengontrol produksi minyak dan mencegah jerawat.
Selain melakukan double cleansing, melakukan eksfoliasi juga penting untuk merawat kulit berminyak. Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati dari permukaan kulit. Eksfoliasi penting dilakukan apabila kamu memiliki tipe kulit berminyak, karena dapat membantu mengangkat sel kulit, membantu mengangkat minyak berlebih dari permukaan kulit, serta dapat membantu produk skincare menyerap dengan baik pada kulit wajah.
Lakukan eksfoliasi 2-3 kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan bisa menyumbat pori dan menimbulkan jerawat. Pilih chemical exfoliator dengan kandungan BHA (beta hydroxy acid) seperti salicylic acid, yang mampu membersihkan pori-pori dari dalam.
Nah ini adalah rekomendasi produk eksfoliasi untuk kulit berminyak yang bisa kamu coba, sweetie!
Elformula Intensive Peeling Solution adalah produk eksfoliasi yang bisa digunakan untuk kulit berminyak. Dengan kandungan salicylic acid, BHA (Beta Hydroxy Acid), dan PHA (Polyhydroxy Acid), produk ini sangat efektif untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori, dan mengontrol produksi minyak pada wajah. Selain itu, cara pakainya pun mudah. Kamu hanya perlu mengusapkan produk ini 2-3 tetes pada wajah yang sudah bersih, lalu diamkan hingga sekitar 60 detik, dan bilas dengan air bersih. Sangat simpel dan effortlesskan, sweetie?
Sumber : shopee.co.id
4. Pilih Toner yang Bebas Alkohol
Setelah melakukan double cleansing dan eksfoliasi, kamu perlu mengaplikasikan toner untuk menyeimbangkan pH kulitmu. Pilih toner yang bebas alkohol, karena alkohol dapat membuat kulit menjadi lebih kering sehingga akan memicu produksi minyak yang berlebih.
Selain itu, pilih toner yang mengandung witch hazel atau tea tree oil yang dapat melembabkan dan membantu mengecilkan pori-pori. Nah, kamu bisa menggunakan produk Wardah Acnederm Pore Refining Toner sebagai pilihan kamu ya, sweetie. Toner ini cocok untuk kulit berminyak karena mengandung witch hazel dan aloe vera extract yang mampu membersihkan pori-pori yang telah dibersihkan melalui proses double cleansing sekaligus membersihkan pori-pori dari debu dan kotoran yang menyumbat.
Sumber : sociolla.com
5. Mengaplikasikan Serum dengan Kandungan Niacinamide
Sweetie, tips selanjutnya setelah menggunakan toner yaitu mengaplikasikan serum. Serum adalah produk skincare yang mengandung bahan-bahan aktif yang terkonsentrasi. Serum dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk kulit berminyak. Selain itu, masih banyak manfaat dari menggunakan serum, lho! Seperti dapat mengontrol produksi minyak pada wajah, membantu mencerahkan kulit dengan cara menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat, serta membantu mengecilkan pori-pori dan mencegah penyumbatan pori-pori. Wah lengkap sekali ya, sweetie?
Nah, pilihlah serum dengan tekstur yang ringan, serta mengandung bahan aktif seperti niacinamide atau zinc PCA untuk mengontrol produksi sebum dan mengecilkan pori-pori. Kamu bisa menggunakan Azarine Niacinamide 5% + Moisture Sepiwhite Serum sebagai skincare untuk merawat kulit berminyak kamu. Kandungan niacinamide dan sepiwhite pada produk ini membantu mencerahkan kulit, mengurangi produksi minyak, meredakan jerawat, hingga meningkatkan produksi kolagen. Jadi, jangan sampai skip penggunaan serum ya!
Sumber : azarinecosmetic.com
6. Memilih Pelembab dengan Tekstur Ringan
Meskipun memiliki kulit berminyak, namun kamu harus tetap menggunakan pelembab atau moisturizer agar kulitmu tetap terhidrasi. Ini dikarenakan jika kulitmu sampai dehidrasi, maka kulit akan memproduksi sebum atau minyak berlebih. Alhasil, wajah kamu akan tampak seperti kilang minyak, tentu kamu tidak ingin hal itu terjadi, bukan?
Untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu memilih moisturizer dengan tekstur yang ringan atau berbasis air (water-based) seperti gel agar mudah diserap oleh kulit. Selain itu, pilihlah pelembab yang non-comedogenic (tidak menyumbat pori), dan bebas minyak. Hyaluronic acid adalah pilihan bagus untuk menghidrasi kulit tanpa meninggalkan rasa lengket.
Nah, kamu bisa menggunakan The Originote Hyalucera Moisturizer Gel. Pelembab wajah yang satu ini diformulasikan untuk semua jenis kulit, termasuk mengatasi kulit berminyak. Dengan kandungan hyaluronic acid, ceramide, dan chlorelina, skincare ini dapat menjaga kelembapan kulit, menjaga skin barrier, melindungi kulit dari iritasi, serta mengontrol produksi sebum.
Sweetie, setelah rangkaian panjang skincare untuk merawat kulit berminyak, kamu perlu melindungi kulit dari sinar UV. Perlindungan dari sinar UV sangat penting, terutama untuk kulit berminyak yang rentan terhadap hiperpigmentasi akibat paparan matahari. Karenanya, kamu perlu menggunakan tabir surya atau sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap pagi, sebelum beraktivitas diluar ruangan, maupun jika kamu hanya beraktivitas di dalam ruangan.
Pilihlah sunscreen yang non-comedogenic, cepat menyerap, oil-free, serta mengandung SPF minimal 30 atau lebih.
Nah, jika kamu bingung mau menggunakan sunscreen apa, tenang saja Svenja punya rekomendasi sunscreen untuk kamu! Kamu bisa mencoba Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF45 PA++++ . Produk ini diformulasikan untuk kulit berminyak dan berjerawat. Tidak hanya itu, kelebihan produk ini juga ada banyak, seperti dapat membantu mengontrol produksi sebum, memiliki SPF dan PA yang tinggi, serta no white cast (efek permukaan kulit yang menjadi terlihat putih di beberapa titik). Teksturnya yang gel membuat sunscreen ini mudah diserap kulit tanpa meninggalkan rasa berat, lengket, dan berminyak.
Sumber : azarinecosmetic.com
8. Menggunakan Masker Lumpur (Clay Mask) Secara Rutin
Masker lumpur atau clay mask dapat membantu menyerap kelebihan minyak dan membersihkan pori-pori. Masker ini terbuat dari bahan-bahan alami, seperti tanah liat, lumpur, dan mineral, yang memiliki sifat menyerap minyak berlebih. Selain itu, masker lumpur (clay mask) juga dapat membantu mengecilkan pori-pori, mengangkat kotoran dan sel kulit mati, serta dapat mencerahkan kulit. Gunakan masker ini satu hingga dua kali seminggu untuk mengontrol produksi minyak dan mencegah timbulnya jerawat.
Untuk rekomendasi produk, kamu bisa menggunakan Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask. Masker ini mengandung bahan-bahan alami, seperti lumpur jeju yang dilengkapi dengan butiran apricot scrub, yang membuat masker ini berfungsi ganda yaitu sebagai masker, sekaligus menjadi scrub. Selain itu, masker ini juga dapat membantu membersihkan pori-pori dari minyak berlebih, mengangkat kotoran dan sisa make up, serta membantu merawat jerawat dan mencerahkan kulit. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebaiknya gunakan masker 2-3 kali seminggu ya, sweetie!
Sumber : lacoco.co.id
9. Rutin Membersihkan Peralatan Make Up
Setelah rutin menjalankan rangkaian skincare untuk merawat kulit berminyak, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan alat-alat make up kamu ya! Peralatan make up yang kotor dapat menjadi sarang debu dan bakteri yang bisa berkontribusi pada masalah kulit berminyak. Untuk itu, bersihkan peralatan make up kamu secara teratur dan hindari berbagi alat make up dengan orang lain. Okay?
Sumber : freepik.com
10. Hindari Produk yang Mengandung Alkohol Berlebihan
Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah hindari produk skincare yang mengandung alkohol berlebihan sehingga dapat menyebabkan iritasi dan dehidrasi pada kulit berminyak kamu. Cobalah untuk memeriksa bahan-bahan pada produk skincare yang kamu pilih, dan hindari yang mengandung alkohol dalam jumlah tinggi ya, sweetie!
Sumber : freepik.com
Merawat kulit berminyak memang dibutuhkan perhatian khusus, tetapi dengan rutin menerapkan tips dan menggunakan produk skincare yang tepat, maka kulitmu juga bisa menjadi sehat, flawless, dan bebas kilap. Nah, dengan adanya artikel ini semoga bisa membantu kamu untuk menjaga dan merawat kulit berminyak kamu ya, sweetie. Bye-bye kilap minyak!